Sabtu, 15 Oktober 2011

PENGAWASAN

              Pengawasan adalah proses dalam menetapkan ukuran kinerja dan pengambilan tindakan yang dapat mendukung pencapaian hasil yang diharapkan sesuai dengan kinerja yang telah ditetapkan tersebut. Controlling is the process of measuring performance and taking action to ensure desired results. Pengawasan adalah proses untuk memastikan bahwa segala aktifitas yang terlaksana sesuai dengan apa yang telah direncanakan . The process of ensuring that actual activities conform the planned activities.

              Menurut Winardi “Pengawasan adalah semua aktivitas yang dilaksanakan oleh pihak manajer dalam upaya memastikan bahwa hasil aktual sesuai dengan hasil yang direncanakan”. Sedangkan menurut Basu Swasta  “Pengawasan merupakan fungsi yang menjamin bahwa kegiatan-kegiatan dapat memberikan hasil seperti yang diinginkan”. Sedangkan menurut Komaruddin “Pengawasan adalah berhubungan dengan perbandingan antara pelaksana aktual rencana, dan awal Unk langkah perbaikan terhadap penyimpangan dan rencana yang berarti”.

              Pengawasan adalah suatu upaya yang sistematik untuk menetapkan kinerja standar pada perencanaan untuk merancang sistem umpan balik informasi, untuk membandingkan kinerja aktual dengan standar yang telah ditentukan, untuk menetapkan apakah telah terjadi suatu penyimpangan tersebut, serta untuk mengambil tindakan perbaikan yang diperlukan untuk menjamin bahwa semua sumber daya perusahaan atau pemerintahan telah digunakan seefektif dan seefisien mungkin guna mencapai tujuan perusahaan atau pemerintahan. Dari beberapa pendapat tersebut diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa pengawasan merupakan hal penting dalam menjalankan suatu perencanaan. Dengan adanya pengawasan maka perencanaan yang diharapkan oleh manajemen dapat terpenuhi dan berjalan dengan baik.

               Pengawasan pada dasarnya diarahkan sepenuhnya untuk menghindari adanya kemungkinan penyelewengan atau penyimpangan atas tujuan yang akan dicapai. melalui pengawasan diharapkan dapat membantu melaksanakan kebijakan yang telah ditetapkan untuk mencapai tujuan yang telah direncanakan secara efektif dan efisien. Bahkan, melalui pengawasan tercipta suatu aktivitas yang berkaitan erat dengan penentuan atau evaluasi mengenai sejauhmana pelaksanaan kerja sudah dilaksanakan. Pengawasan juga dapat mendeteksi sejauhmana kebijakan pimpinan dijalankan dan sampai sejauhmana penyimpangan yang terjadi dalam pelaksanaan kerja tersebut.
Konsep pengawasan demikian sebenarnya menunjukkan pengawasan merupakan bagian dari fungsi manajemen, di mana pengawasan dianggap sebagai bentuk pemeriksaan atau pengontrolan dari pihak yang lebih atas kepada pihak di bawahnya.” Dalam ilmu manajemen, pengawasan ditempatkan sebagai tahapan terakhir dari fungsi manajemen.
PENGORGANISASIAN

Pengorganisasian ada 2 pengertian, yaitu;
• Sebuah organisasi adalah pola hubungan –banyak hubungan yang saling terjalin secara
simultan- yang menjadi jalan bagi orang, dengan pengarahan dari manajer, untuk mencapaisasaran bersama.
• Proses manajerial dari pengorganisasian termasuk pembuatan keputusan, penciptaan
kerangka kerja, sehingga organisasi tersebut dapat bertahan dari keadaan yang baik pada
masa kini hingga masa depan.
Teori-teori organisasi :
a. Menurut G. R Terry :
- Pengorganisasian dalam pengertian real (real sense) menunjukkan hubungan antar
manusia sebagai akibat organisasi.
- Pengorganisasian dalam pengertian abstrak menunjukkan hubungan antara unit-unit/
departemen-departemen kerja.
b. Menurut Drs. M. Manullang :
- Organisasi dalam arti dinamis adalah suatu proses penetapan dan pembagian pekerjaan
yang akan dilakukan, pembatasan tugas-tugas atau tanggung jawab serta wewenang dan penetapan hubungan-hubungan antara unsur-unsur organisasi, sehingga memungkinkan orang-orang dapat bekerja bersama seefektif mungkin untuk pencapaian tujuan.
- Organisasi dalam arti statis adalah setiap gabungan yang bergerak ke arah tujuan
bersama, dengan istilah populer adalah struktur organisasi atau bagan organisasi. Jadi
organisasi dalah arti dinamis disebut pengorganisasian, dalam arti statis disebut organisasi.
c. Menurut Drs. Soekarno K. :
- Organisasi sebagai alat manajemen adalah wadah, tempat manajemen, sehingga
memberikan bentuk bagi manajemen yang memungkinkan manajer dapat bergerak. Jadi,
sama dengan organisasi dalam arti statis.
- Organisasi sebagai fungsi manajemen (organisasi dalam pengertian dinamis) adalah
organisasi yang memberikan kemungkinan bagi manajemen dapat bergerak dalam batas
tertentu. Organisasi dalam arti dinamis berarti organisasi itu mengadakan pembagian
pekerjaan.


Macam-macam organisasi :
a. Berdasarkan proses pembentukannya :
1. Organisasi formal : Organisasi yang dibentuk secara sadar dengan tujuan-tujuan tertentu,
yang diatur dengan ketentuan-ketentuan formal (misalnya : AD, ART dan peraturan tertulis).

2. Organisasi informal : Organisasi yang terbentuk tanpa disadari sepenuhnya, dengan tujuan yang juga tidak sepenuhnya disadari karena terjalin lewat hubungan-hubungan pribadi yang tidak tertulis.

b. Berdasarkan kaitannya dengan pemerintah :
1. Organisasi resmi, organisasi yang dibentuk oleh (atau ada hubungannya dengan)
pemerintah, misalnya jawatan, lembaga pemerintah, perusahaan negara, dll.
2. Organisasi tidak resmi, organisasi yang tidak ada hubungannya dengan pemerintah,
misalnya organisasi swasta.

c. Berdasarkan skala (ukuran) :
1. Organisasi besar
2. Organisasi sedang (menengah)
3. Organisasi kecil

d. Berdasarkan tujuan :
1. Public organization (organisasi pelayanan), organisasi sosial yang tujuan utamanya untuk
melayani kepentingan umum, tanpa perhitungan untung-rugi; tujuannya adalah layanan dan bukan laba. Misalnya pemerintah, yayasan, dll.
2. komersil (mendapatkan laba)dan semua tindakannya selalu bermotifkan laba (profit motive).

e. Berdasarkan organization chart (bagan organisasi) :
1. Berbentuk segitiga vertikal, pada bagan organisasi ini, manajemen puncak terdapat pada
puncak segitiga, semakin dekat ke puncak segitiga, jabatan semakin tinggi dan sebaliknya. Bagan organisasi ini semakin ke bawah semakin melebar.
2. Berbentuk segitiga horisontal dari kiri ke kanan, manajemen puncak terdapat pada sebelah kiri dan cara membacanya dari kiri ke kanan. Bagan ini melebar ke kanan, berarti posisi yang paling kanan adalah kedudukan yang paling rendah.
3. Berbentuk lingkaran (circulair), menurut bagan ini puncak manajemen terdapat pada pusat lingkaran; semakin dekat posisi jabatan ke pusat lingkaran, semakin penting fungsinya.

PERENCANAAN(PLANING)

Dalam manajemen, perencanaan adalah proses mendefinisikan tujuan organisasi, membuat strategi untuk mencapai tujuan itu, dan mengembangkan rencana aktivitas kerja organisasi. Perencanaan merupakan proses terpenting dari semua fungsi manajemen karena tanpa perencanaan fungsi-fungsi lain—pengorganisasian, pengarahan, dan pengontrolan—tak akan dapat berjalan.
Rencana dapat berupa rencana informal atau rencana formal. Rencana informal adalah rencana yang tidak tertulis dan bukan merupakan tujuan bersama anggota suatu organisasi. Sedangkan rencana formal adalah rencana tertulis yang harus dilaksanakan suatu organisasi dalam jangka waktu tertentu. Rencana formal merupakan rencana bersama anggota korporasi, artinya, setiap anggota harus mengetahui dan menjalankan rencana itu. Rencana formal dibuat untuk mengurangi ambiguitas dan menciptakan kesepahaman tentang apa yang harus dilakukan.

Sasaran adalah hal yang ingin dicapai oleh individu, grup, atau seluruh organisasi.Sasaran sering pula disebut tujuan. Sasaran memandu manajemen membuat keputusan dan membuat kriteria untuk mengukur suatu pekerjaan.
Sasaran dapat dibagi menjadi dua kelompok, yaitu sasaran yang dinyatakan (stated goals) dan sasaran riil. Stated goals adalah sasaran yang dinyatakan organisasi kepada masyarakat luas. Sasaran seperti ini dapat dilihat di piagam perusahaan, laporan tahunan, pengumuman humas, atau pernyataan publik yang dibuat oleh manajemen. Seringkali stated goals ini bertentangan dengan kenyataan yang ada dan dibuat hanya untuk memenuhi tuntutan stakeholder perusahaan. Sedangkan sasaran riil adalah sasaran yang benar-benar dinginkan oleh perusahaan. Sasaran riil hanya dapat diketahui dari tindakan-tindakan organisasi beserta anggotanya.
Ada dua pendekatan utama yang dapat digunakan organisasi untuk mencapai sasarannya. Pendekatan pertama disebut pendekatan tradisional. Pada pendekatan ini, manajer puncak memberikan sasaran-sasaran umum, yang kemudian diturunkan oleh bawahannya menjadi sub-tujuan (subgoals) yang lebih terperinci. Bawahannya itu kemudian menurunkannya lagi kepada anak buahnya, dan terus hingga mencapai tingkat paling bawah. Pendekatan ini mengasumsikan bahwa manajer puncak adalah orang yang tahu segalanya karena mereka telah melihat gambaran besar perusahaan. Kesulitan utama terjadi pada proses penerjemahan sasaran atasan oleh bawahan. Seringkali, atasan memberikan sasaran yang cakupannya terlalu luas seperti "tingkatkan kinerja," "naikkan profit," atau "kembangkan perusahaan," sehingga bawahan kesulitan menerjemahkan sasaran ini dan akhirnya salah mengintepretasi maksud sasaran itu (lihat gambar).
Pendekatan kedua disebut dengan management by objective atau MBO. Pada pendekatan ini, sasaran dan tujuan organisasi tidak ditentukan oleh manajer puncak saja, tetapi juga oleh karyawan. Manajer dan karyawan bersama-sama membuat sasaran-sasaran yang ingin mereka capai. Dengan begini, karyawan akan merasa dihargai sehingga produktivitas mereka akan meningkat. Namun ada beberapa kelemahan dalam pendekatan MBO. Pertama, negosiasi dan pembuatan keputusan dalam pendekatan MBO membutuhkan banyak waktu, sehingga kurang cocok bila diterapkan pada lingkungan bisnis yang sangat dinamis. Kedua, adanya kecenderungan karyawan untuk bekerja memenuhi sasarannya tanpa memedulikan rekan sekerjanya, sehingga kerjasama tim berkurang. Ada juga yang bilang MBO hanyalan sekedar formalitas belaka, pada akhirnya yang menentukan sasaran hanyalah manajemen puncak sendiri.

Selasa, 04 Oktober 2011

Penjelasan SIA dan SIM

A. Penjelasan SIA (Sistem Informasi Akuntansi)

        Suatu komponen organisasi yang mengumpulkan, mengklasifikasikan, mengolah, menganalisa dan mengkomunikasikan informasi finansial dan pengambilan keputusan yang relevan bagi pihak luar perusahaan dan pihak ekstern.

B. Penjelasan SIM (Sistem Informasi Manajemen)
 
Sistem Informasi Manajemen adalah serangkaian sub sistem informasi yang menyeluruh dan terkoordinasi dan secara rasional terpadu yang mampu mentransformasi data sehingga menjadi informasi lewat serangkaian cara guna meningkatkan produktivitas yang sesuai dengan gaya dan sifat manajer atas dasar kriteria mutu yang telah ditetapkan.

Dengan kata lain SIM adalah sebagai suatu sistem berbasis komputer yang menyediakan informasi bagi beberapa pemakai dengan kebutuhan yang sama. Parapemakai biasanya membentuk suatu entitas organisasi formal, perusahaan atau sub unit dibawahnya.

Informasi menjelaskan perusahaan atau salah satu sistem utamanya mengenai apa yang terjadi di masa lalu, apa yang terjadi sekarang dan apa yang mungkin terjadi di masa yang akan datang. Informasi tersebut tersedia dalam bentuk laporan periodik, laporan khusus dan ouput dari model matematika. Output informasi digunakan oleh manajer maupun non manajer dalam perusahaan saat mereka membuat keputusan untuk memecahkan masalah.

Perancangan, penerapan dan pengoperasian SIM adalah mahal dan sulit. Upaya ini dan biaya yang diperlukan harus ditimbang-timbang. Ada beberapa faktor yang membuat SIM menjadi semakin diperlukan, antara lain bahwa manajer harus berhadapan dengan lingkungan bisnis yang semakin rumit. Salah satu alasan dari kerumitan ini adalah semakin meningkatnya dengan muncunya peraturan dari pemerintah.


Sumber : http://www.gudangmateri.com/2010/07/pengertian-sistem-informasi-manajemen.html

Penjelasan Akuntansi


         Akuntansi adalah pengukuran, penjabaran, atau pemberian kepastian mengenai informasi yang akan membantu manajer, investor, otoritas pajak dan pembuat keputusan lain untuk membuat alokasi sumber daya keputusan di dalam perusahaan, organisasi, dan lembaga pemerintah. Akuntansi adalah seni dalam mengukur, berkomunikasi dan menginterpretasikan aktivitas keuangan. Secara luas, akuntansi juga dikenal sebagai "bahasa bisnis". Akuntansi bertujuan untuk menyiapkan suatu laporan keuangan yang akurat agar dapat dimanfaatkan oleh para manajer, pengambil kebijakan, dan pihak berkepentingan lainnya, seperti pemegang saham, kreditur, atau pemilik. Pencatatan harian yang terlibat dalam proses ini dikenal dengan istilah pembukuan. Akuntansi keuangan adalah suatu cabang dari akuntansi dimana informasi keuangan pada suatu bisnis dicatat, diklasifikasi, diringkas, diinterpretasikan, dan dikomunikasikan. Auditing, satu disiplin ilmu yang terkait tapi tetap terpisah dari akuntansi, adalah suatu proses dimana pemeriksa independen memeriksa laporan keuangan suatu organisasi untuk memberikan suatu pendapat atau opini - yang masuk akal tapi tak dijamin sepenuhnya - mengenai kewajaran dan kesesuaiannya dengan prinsip akuntansi yang berterima umum.

Sumber : http://kubik-ruki.blogspot.com/2011/06/pengertian-akuntansi-secara-umum.html

Senin, 03 Oktober 2011

Penjelasan Sistem dan Elemen Sistem

Istilah sistem merupakan istilah dari bahasa yunani "system" yang artinya adalah himpunan bagian atau unsur yang saling berhubungan secara teratur untuk mencapai tujuan bersama.

Pengertian sistem menurut sejumlah para ahli :

1. L. James Havery
Menurutnya sistem adalah prosedur logis dan rasional untuk merancang suatu rangkaian komponen yang berhubungan satu dengan yang lainnya dengan maksud untuk berfungsi sebagai suatu kesatuan dalam usaha mencapai suatu tujuan yang telah ditentukan.

2. John Mc Manama
Menurutnya sistem adalah sebuah struktur konseptual yang tersusun dari fungsi-fungsi yang saling berhubungan yang bekerja sebagai suatu kesatuan organik untuk mencapai suatu hasil yang diinginkan secara efektif dan efesien.

3. C.W. Churchman.
Menurutnya sistem adalah seperangkat bagian-bagian yang dikoordinasikan untuk melaksanakan seperangkat tujuan.

4. J.C. Hinggins
Menurutnya sistem adalah seperangkat bagian-bagian yang saling berhubungan.

5. Edgar F Huse dan James L. Bowdict
Menurutnya sistem adalah suatu seri atau rangkaian bagian-bagian yang saling berhubungan dan bergantung sedemikian rupa sehingga interaksi dan saling pengaruh dari satu bagian akan mempengaruhi keseluruhan.

 Sumber : 
http://www.creativebrain.web.id/media.php?action=readnews&id=84

Selasa, 29 Maret 2011

SEJARAH INDONESIA

Fosil Homo erectus, dikenal sebagai "Manusia Jawa", menunjukkan bahwa kepulauan Indonesia telah mulai berpenghuni dua juta sampai 500.000 tahun yang lalu [14] Homo sapiens mencapai wilayah sekitar 45.000 tahun yang lalu.. [15] orang Austronesia, yang membentuk mayoritas penduduk pada saat ini, bermigrasi ke Asia Tenggara dari Taiwan. Mereka tiba di Indonesia sekitar 2000 SM, dan ketika mereka menyebar melalui nusantara, terbatas bangsa Melanesia asli daerah timur jauh. [16] Ideal kondisi pertanian, dan penguasaan budidaya padi basah-field pada awal abad ke-8 SM , [17] desa diperbolehkan, kota, dan kerajaan kecil untuk berkembang dengan abad ke 1. strategis Indonesia-jalur laut posisi dibina antar pulau dan perdagangan internasional, termasuk hubungan dengan kerajaan India dan Cina, yang didirikan beberapa abad SM [18]. Perdagangan memiliki sejarah sejak Indonesia fundamental berbentuk. [19]
Tanaman pala adalah tanaman asli Indonesia's Banda Islands. Setelah salah satu komoditas dunia yang paling berharga, itu menarik pertama kekuatan kolonial Eropa untuk Indonesia.

Dari abad ke-7 Masehi, yang kuat angkatan laut kerajaan Sriwijaya berkembang sebagai akibat dari perdagangan dan pengaruh Hindu dan Budha yang diimpor dengan itu. [20] Antara abad kedelapan dan 10 CE, Budha pertanian Syailendra dan Hindu berkembang dinasti Mataram dan menurun di pedalaman Jawa, meninggalkan monumen-monumen keagamaan besar seperti Sailendra's Borobudur dan Prambanan Mataram. Kerajaan Hindu Majapahit didirikan di Jawa Timur pada akhir abad ke-13, dan di bawah Gajah Mada, kekuasaannya meluas sampai hampir meliputi wilayah Indonesia. [21]

Meskipun pedagang Muslim pertama berkelana melalui Asia Tenggara pada awal era Islam, bukti paling awal populasi agama Islam di Indonesia dimulai pada abad ke-13 di Sumatra Utara [22] wilayah Indonesia lainnya secara bertahap. Diadopsi Islam, dan itu adalah agama yang dominan di Jawa dan Sumatra pada akhir abad ke-16. Untuk sebagian besar, dilapisi Islam dan dicampur dengan pengaruh budaya dan agama yang ada, yang berbentuk bentuk dominan dari Islam di Indonesia, khususnya di Jawa [23]. Orang-orang Eropa pertama tiba di Indonesia pada 1512, ketika pedagang Portugis, dipimpin oleh Francisco SerrĂ£o , berusaha untuk memonopoli sumber pala, cengkeh, dan lada kemukus di Maluku [24] Belanda dan pedagang Inggris diikuti.. Pada tahun 1602 Belanda mendirikan Perusahaan India Timur Belanda (VOC) dan menjadi kekuatan Eropa yang dominan. Setelah kebangkrutan, VOC secara resmi dibubarkan pada tahun 1800, dan pemerintah Belanda mendirikan Hindia Belanda sebagai koloni dinasionalisasi. [25]

Untuk sebagian besar dari masa kolonial, kontrol Belanda atas kepulauan itu di luar renggang dari kubu pantai, hanya di awal abad 20 tidak dominasi Belanda memperpanjang dengan apa yang menjadi batas Indonesia saat ini [26] pendudukan Jepang selama Perang Dunia II berakhir penjajahan Belanda. , [27] dan mendorong gerakan kemerdekaan Indonesia ditekan sebelumnya [28] Dua hari setelah Jepang menyerah pada Agustus 1945,. Sukarno, pemimpin nasionalis yang berpengaruh, menyatakan kemerdekaan dan ditunjuk presiden. [29] Belanda berusaha untuk membangun kembali mereka aturan, dan perjuangan bersenjata dan diplomatik berakhir pada bulan Desember 1949, ketika dalam menghadapi tekanan internasional, Belanda secara resmi mengakui kemerdekaan Indonesia [30] (dengan pengecualian wilayah Belanda West New Guinea, yang dimasukkan ke Indonesia setelah Perjanjian New York 1962, dan UU mandat PBB Pemilihan Bebas dari 1969). [31]
Sukarno, presiden pendiri di Indonesia

Sukarno pindah dari demokrasi terhadap otoritarianisme, dan dipelihara basis kekuasaannya dengan menyeimbangkan kekuatan berlawanan dari militer dan Partai Komunis Indonesia (PKI). [32] Sebuah usaha kudeta pada tanggal 30 September 1965 adalah balas oleh tentara, yang memimpin sebuah kekerasan pembersihan anti-komunis, di mana PKI dipersalahkan atas kudeta dan efektif menghancurkan [33] Antara 500.000 dan satu juta orang terbunuh.. [34] Kepala militer, Jenderal Suharto, out-manuver politik Soekarno melemah, dan secara resmi diangkat presiden pada Maret 1968. Nya pemerintahan Orde Baru [35] didukung oleh pemerintah AS, [36] dan mendorong investasi langsung asing di Indonesia, yang merupakan faktor utama dalam tiga dekade berikutnya pertumbuhan ekonomi yang besar [37]. Namun, "otoriter Orde Baru "secara luas dituduh korupsi dan penindasan terhadap oposisi politik.

Indonesia adalah negara yang paling terpukul oleh akhir 1990-an krisis keuangan Asia. [38] Ini ketidakpuasan populer meningkat dengan Orde Baru dan menyebabkan protes populer di seluruh negeri. Soeharto mengundurkan diri pada 21 Mei 1998. [39] Pada tahun 1999, Timor Timur memilih untuk memisahkan diri dari Indonesia, setelah pendudukan militer dua puluh lima tahun yang ditandai dengan kecaman internasional penindasan rakyat Timor Timur [40]. Sejak pengunduran diri Soeharto, penguatan proses demokrasi sudah termasuk program otonomi daerah, dan pemilihan presiden langsung pertama pada tahun 2004. Ketidakstabilan politik dan ekonomi, kerusuhan sosial, korupsi, dan terorisme memperlambat kemajuan, Namun, dalam lima tahun terakhir ekonomi telah melakukan kuat. Meskipun hubungan antara kelompok-kelompok agama dan etnis yang berbeda tersebut sangat harmonis, ketidakpuasan sektarian dan kekerasan telah terjadi. [41] Sebuah penyelesaian politik untuk konflik separatis bersenjata di Aceh dicapai pada tahun 2005. [42]

http://en.wikipedia.org/wiki/Indonesia